Category: Taukah Kamu?


Prinsip Sinergi Otak

ClipBila Anda hanya mengandalkan salah satu sisi otak dan melalaikan sisi lainnya, berarti Anda mengurang potensi keseluruhan otak secara drastis.

Kita telah terbiasa berpikir bahwa proses pikir kita diatur dalam prinsip matematis penambahan sederhana, di mana setiap kali kita menambah satu data tunggal baru atau pikiran baru ke dalam otak, kita hanya menambah satu bahan ke gudang penyimpanan.

Tetapi di pertengahan kedua dari abad ke-20, kita menemukan bahwa keadaannya tidaklah seperti itu. Melainkan otak bekerja secara sinergis! Di dalam sebuah sistem sinergis, keseluruhan adalah lebih besar daripada bagian-bagiannya. Dengan kata lain 1 + 1 akan setara lebih dari 2. Dalam sistem seperti ini, kata “lebih” tidak akan ada batasnya.

Mengapa Bisa Demikian?

Satu contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari, yaitu melamun. Ketika kita melamun (setiap orang melakukannya setiap hari) kita bukan saja terlibat dalam prilaku berpikir yang aditif, tetapi juga pemikiran yang menggandakan dan sinergis.

141805Studi terbaru berhasil mengetahui bagaimana ingatan jangka panjang bisa terbentuk. Peneliti berharap penemuan itu bisa membantu ilmuwan mengembangkan cara perawatan berhubungan dengan ingatan.

Studi itu dilakukan oleh peneliti di Wake Forest University School of Medicine.

“Meskipun sudah diketahui ingatan terbentuk dari pengalaman berulang, tapi tidak banyak yang diketahui bagaimana ingatan terbentuk hanya dengan satu paparan,” kata Ashok Hegde Ph.D, ketua penelitian itu.

Ilmuwan sudah tahu orang cenderung mengingat secara tajam peristiwa yang membahagiakan maupun yang sedih karena hubungan emosional. Emosi yang ekstrim akan melepas zat kimia ke otak disebut norepinephrine yang berhubungan dengan adrenaline. Zat norepinephrine ini dalam satu hal membuat ingatan lebih panjang.

Sebagai contoh, orang akan cepat ingat peristiwa serangan teroris. Karena peristiwa itu merupakan tragedi.

Namun studi yang dilakukan oleh Hegde dan koleganya mencari tahu bagaimaan kerja norepinephrine. Tim mencari tahu apakah zat itu membantu tikus betina mengingat bau pasangan jantannya hanya dalam satu kali kawin.

Studi itu mendapati, sirkuit syaraf mengaktifkan olfactory bulb, tempat ingatan bau jantannya disimpan. Peneliti mendapati norepinephrine dilepas saat tikus kawin, mengaktifkan enzim yang disebut Protein Kinase C (PKC) terutama alpha isoform PKC di olfactory bulb. Enzim PKC ada di otak berbagai mamalia termasuk manusia.

“Kenyataan PKC-alpha diaktifkan saat keluarnya norepinephrine adalah penemuan penting. Itu menjelaskan bagaimana terbentuknya ingatan yang kuat,” kata Hegde. [ito]

Sumber: Inilah.com

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.